"KITA HANYA SEBATAS TAMU"
Kehidupan kita di dunia hanyalah tamu.
Karena tamu, maka kehadiran kita hanyalah sementara.
Kaya atau miskin hanyalah sementara.
Segala kejayaan atau kegagalan hanyalah sekian puluh tahun.
Jabatan, kedudukan, popularitas dan kemuliaan tidak selamanya.
Tidak ada yang menjadi bapak atau ibu selamanya.
Tidak ada suami atau isteri yang abadi.
Tidak ada presiden atau raja selamanya.
Tidak ada direktur atau manager yang abadi, sebab kita semua hanya tamu.
Karena tamu, begitu waktunya tiba, kita semua harus beranjak pergi.
Semua harta benda, emas permata, rumah dan kendaraan hanyalah pinjaman.
Walaupun semua aset adalah hasil jerih payah keringat kita,
HANYA SATU KEPUNYAAN KITA yang bukan pinjaman yaitu AMAL PERBUATAN.
Sumber :semangatsubuh"
Artikel 
Posting Komentar
Komentar Anda